MGMP Pendidikan Pancasila Audiensi ke DPRD Samarinda, Dorong Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar

Anggota komisi IV DPRD kota Samarinda, Ismail Latisi. (Foto: Beby/Kaltimvoice)

KALTIMLINE.ID SAMARINDA – Upaya memperkuat pembelajaran Pendidikan Pancasila agar tidak berhenti pada teori di dalam kelas mendapat dukungan dari DPRD Kota Samarinda. Hal tersebut mengemuka dalam audiensi, kunjungan edukatif, dialog dan pengenalan lembaga legislatif daerah bersama Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Pancasila tingkat SMP se-Kota Samarinda.

Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Sidang Utama Paripurna Lantai 2 DPRD Kota Samarinda dan dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, didampingi Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Celni Pita Sari, serta anggota Komisi IV, yakni Ismail Latisi, Anhar dan Abdul Muis.

Dalam kegiatan itu, para pengurus dan anggota MGMP Pendidikan Pancasila Samarinda menyampaikan sejumlah aspirasi, termasuk rencana kerja sama program dengan DPRD Kota Samarinda.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Ismail Latisi, mengatakan salah satu program yang dibahas adalah rencana pelaksanaan lomba cerdas cermat empat pilar.

Menurutnya, DPRD Kota Samarinda siap memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut, termasuk membantu mengkomunikasikan rencana program dengan instansi terkait.

“Teman-teman MGMP ingin mengadakan kegiatan lomba cerdas cermat empat pilar. Kami berharap kemudian ada dukungan dan support dari DPRD Kota Samarinda. Kita siap support, siap membantu, siap mendukung, dan siap mengkomunikasikan,” ujar Ismail kepada awak media usai kegiatan.

Ismail mengatakan, agar rencana tersebut dapat direalisasikan, MGMP diminta menyusun konsep kegiatan secara matang dan kemudian berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Samarinda.

“Tadi kita usulkan, silakan dibuat konsepnya, kemudian komunikasikan dengan Dinas Pendidikan. Nanti kita siap support,” katanya.

Selain membahas program lomba, audiensi tersebut juga menjadi ruang diskusi mengenai metode pembelajaran Pendidikan Pancasila. MGMP berharap pembelajaran di sekolah tidak hanya mengajarkan siswa mengenai konsep dan teori, tetapi juga memberikan pengalaman nyata dalam memahami nilai-nilai Pancasila serta kehidupan demokrasi.

Ismail menilai DPRD Kota Samarinda dapat menjadi salah satu ruang pembelajaran bagi para pelajar untuk mengenal secara langsung fungsi dan tugas lembaga legislatif daerah.

“Bagaimana supaya pembelajaran Pancasila itu tidak hanya sekadar konsep, tetapi betul-betul aplikasi,” jelasnya.

Ia mengatakan, selama ini materi dalam buku teks banyak memberikan gambaran mengenai lembaga legislatif di tingkat nasional. Sementara bagi siswa SMP di Samarinda, DPRD Kota Samarinda dinilai lebih dekat dengan kehidupan pemerintahan daerah yang mereka temui sehari-hari.

“Kalau berdasarkan buku-buku teks Pancasila itu kan bicaranya DPR RI. Sementara kita adanya di kota. Lebih beririsan dengan DPRD kota, apalagi untuk SMP,” ungkapnya.

Karena itu, Ismail membuka peluang bagi para siswa untuk melakukan kunjungan langsung ke DPRD Kota Samarinda sehingga mereka dapat melihat dan merasakan secara langsung bagaimana lembaga legislatif menjalankan tugasnya.

“Misalnya siswanya suruh datang ke sini supaya mendapat pengalaman langsung,” katanya.

Tidak hanya menerima kunjungan pelajar, DPRD Kota Samarinda juga membuka kemungkinan bagi anggota dewan untuk hadir langsung di sekolah-sekolah guna memberikan pemahaman kepada siswa mengenai tugas dan fungsi DPRD.

“Teman-teman dewan juga diundang ke sekolah-sekolah untuk menyampaikan materi yang berkaitan dengan tugas-tugas kedewanan, kita siap,” pungkas Ismail.

Melalui audiensi tersebut, DPRD Kota Samarinda berharap sinergi dengan MGMP Pendidikan Pancasila dapat terus dikembangkan, khususnya dalam menghadirkan pembelajaran yang lebih kontekstual, interaktif, dan memberikan pengalaman langsung kepada peserta didik mengenai praktik demokrasi serta fungsi lembaga pemerintahan daerah.

[post-views]

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *