Bupati PPU Tekankan Kolaborasi dan Sportivitas pada POPDA XVII Kaltim 2025 untuk Wujudkan Generasi Emas 2045

whatsapp image 2025 11 21 at 11.25.12 7479f1cd
Bupati Penajam Paser Utara Mudyat Noor didampingi Wabup PPU Waris Muin, Ketua DPRD PPU Raup Muin, resmi menekan tombol sebagai tanda dibukanya Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XVII Kaltim 2025 di halaman Kantor Bupati PPU, Kamis (20/11/2025). (Foto:udin.zacrez/kaltimvoice.id)

KALTIMVOICE. ID, PENAJAM – Penyelenggaraan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XVII Kalimantan Timur tahun 2025 di Kabupaten Penajam Paser Utara tidak hanya menghadirkan semangat kompetisi, tetapi juga menjadi momentum strategis dalam pembinaan atlet muda di Benua Etam. Dalam acara pembukaan yang digelar di halaman Kantor Bupati PPU, Kamis (20/11/2025), Bupati Mudyat Noor menyampaikan pesan kuat tentang pentingnya kolaborasi demi mencetak generasi masa depan yang unggul.

Mengusung tema “Kolaborasi Prestasi Olahraga Mewujudkan Generasi Emas,” Bupati menilai POPDA bukan semata ajang pertandingan, melainkan ruang bersama bagi seluruh elemen dunia olahraga untuk berperan aktif dalam peningkatan kualitas olahraga pelajar. Ia mengajak seluruh kontingen untuk melihat POPDA sebagai investasi masa depan Kalimantan Timur, sekaligus kontribusi terhadap terwujudnya Indonesia Emas 2045.

“Dengan mengusung tema ini, mari kita jadikan POPDA ke-17 Kalimantan Timur sebagai wadah kolaborasi untuk pemangku kepentingan olahraga, mulai dari atlet, pelatih, sekolah, hingga pemerintah, untuk meningkatkan prestasi olahraga sebagai bentuk kontribusi terwujudnya Generasi Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Bupati juga menekankan bahwa generasi muda yang berprestasi di bidang olahraga memiliki peran penting dalam membangun peradaban bangsa. Menurutnya, karakter disiplin, kerja keras, sportivitas, dan daya juang yang dipupuk melalui olahraga akan membentuk generasi yang tangguh dan berdaya saing.

Dalam pesannya kepada para atlet, pelatih, dan official, Bupati Mudyat Noor mengingatkan agar seluruh peserta menjunjung tinggi profesionalisme dan semangat fair play. Ia menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan POPDA tidak hanya diukur dari banyaknya medali, tetapi juga dari kualitas penyelenggaraan serta suasana kompetisi yang sehat dan harmonis.

“Saya harap seluruh wasit, official, dan atlet dapat menjunjung tinggi profesionalisme, sportivitas, serta mematuhi semua aturan pertandingan. Semoga setiap pertandingan berlangsung aman, tertib, hingga selesai,” pesannya.

Lebih jauh, ia mengajak para atlet untuk memanfaatkan POPDA sebagai wadah pembelajaran dan pertumbuhan diri. Ia menilai, ajang seperti ini tidak hanya menyatukan semangat berkompetisi, tetapi juga memperkuat jalinan persahabatan antar daerah.

“Jadikan ajang ini tidak hanya sebagai arena berkompetisi, tetapi juga ruang belajar menjadi lebih baik serta mempererat persahabatan sesama atlet daerah,” tambahnya.

Di hadapan seluruh hadirin, Bupati Mudyat Noor juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan POPDA di Penajam Paser Utara terdapat kekurangan. Ia berharap seluruh tamu dan peserta merasa nyaman selama berada di daerah yang kini menjadi salah satu wilayah terdekat dari Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

“Mudah-mudahan setelah dari sini atlet-atlet kita bisa juga mengunjungi IKN. Silakan berkunjung ke sana, cukup banyak pengunjungnya, dan ini bisa menjadi kenangan bagi adik-adik yang ingin melihat langsung Ibu Kota Negara yang baru,” ucapnya.

Melalui penyelenggaraan POPDA XVII Kaltim 2025 ini, Pemerintah Kabupaten PPU berharap lahir atlet-atlet berbakat yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional bahkan internasional. Lebih dari itu, ajang ini diharapkan menjadi bagian dari perjalanan panjang dalam mewujudkan generasi emas Indonesia yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing di masa depan. (Adv/diskominfo PPU/udin.zacrez)

[post-views]

Share:

Facebook
Telegram
WhatsApp
X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *